Home » Mengenal Green Jobs: Gaji, Peluang Karir, dan Tips Memulainya

Mengenal Green Jobs: Gaji, Peluang Karir, dan Tips Memulainya

Ilustrasi dua orang merawat tanaman sedang berkarir di bidang green jobs

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam Indonesia’s Green Jobs Conference 2026 yang diselenggarakan pada Rabu, 2 September 2026, Indonesia memiliki peluang untuk menciptakan sekitar 5,3 juta hingga 9 juta lapangan kerja hijau baru dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun mendatang (dikutip dari www.medcom.id)

Bagi kamu yang sedang berkuliah, mencari pekerjaan pertama, atau ingin melakukan switch career, peluang ini bisa menjadi pertimbangan arah karirmu. 

Lalu apa itu green jobs, bagaimana peluang karirnya, dan cara untuk memulainya?

Apa itu Green Job?

Sederhananya, green jobs merupakan jenis pekerjaan yang layak dan ramah bagi lingkungan. International Labour Organization (ILO) mendefinisikan green jobs atau pekerjaan hijau adalah pekerjaan yang memberikan kontribusi nyata dalam pelestarian atau pemulihan kualitas lingkungan. 

Green jobs dilatarbelakangi oleh kualitas lingkungan yang kian hari semakin menurun, termasuk berkurangnya sumber daya alam dan hal ini menjadi permasalahan serius bagi perekonomian di masa mendatang. 

Berdasarkan Peta Jalan Pekerjaan Hijau dari Bappenas serta inisiatif proyek ISED (Innovation and Investment for Inclusive Sustainable Economic Development), kriteria utama dari green jobs meliputi:

  1. Peningkatan efisiensi energi dan bahan baku
  2. Penanggulangan emisi gas rumah kaca
  3. Minimalisasi limbah serta polusi
  4. Perlindungan ekosistem, hingga 
  5. Dukungan terhadap adaptasi perubahan iklim

Karakteristik ini menunjukkan bahwa pekerjaan hijau tidak terbatas pada sektor energi terbarukan saja, melainkan merambah ke berbagai lini industri yang menerapkan proses produksi bersih. Konsep ini penting untuk mengenali berbagai jenis pekerjaan di dunia green jobs.

Jenis-Jenis Green Jobs

Beberapa kategori pekerjaan yang berkaitan dengan lingkungan dan keberlanjutan antara lain:

  • Energi terbarukan: Bidang ini berfokus pada pemanfaatan dan pengembangan sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, seperti tenaga surya, angin, dan hidro. Contoh profesinya adalah teknisi panel surya, teknisi turbin angin, dan insinyur energi terbarukan.
  • Efisiensi energi: Pekerjaan dalam kategori ini berupaya meningkatkan penggunaan energi agar lebih efisien, mulai dari merancang bangunan hemat energi hingga mengoptimalkan proses produksi. Beberapa profesinya meliputi auditor energi, arsitek bangunan hijau, dan perancang peralatan hemat energi.
  • Pengelolaan dan konservasi lingkungan: Bidang ini berkaitan dengan upaya menjaga lingkungan, keanekaragaman hayati, serta sumber daya alam. Contoh pekerjaannya adalah ahli biologi satwa liar, penjaga taman nasional, dan konsultan lingkungan.
  • Pertanian dan sistem pangan berkelanjutan: Sektor ini mendorong penerapan metode pertanian serta produksi pangan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Beberapa profesi yang termasuk di dalamnya adalah petani organik, penyuluh pertanian, dan perencana sistem pangan berkelanjutan.
  • Transportasi hijau: Pekerjaan di bidang ini berfokus pada pengembangan dan penggunaan pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti kendaraan listrik, infrastruktur sepeda, dan transportasi umum. Contoh profesinya mencakup insinyur kendaraan listrik, perencana infrastruktur sepeda, dan operator transportasi umum.

Peluang Green Jobs di Indonesia dan Asia Tenggara

Merujuk pada data Linkedln, sepanjang Agustus 2025 hingga Juni 2026 terdapat 29,2 ribu lowongan pekerjaan yang dikategorikan sebagai green jobs di Indonesia. Dari total lowongan kerja di Linkedln, porsi yang dikategorikan green jobs jumlahnya sekitar 6,9 persen pada periode tersebut. Betapapun tergolong sedikit, porsi green jobs ada peningkatan 5 persen dari periode yang lalu (Dikutip dari Katadata, 2026).

Bappenas menyebut, potensi green jobs sangat besar di Indonesia dan wilayah Asia Tenggara, khususnya dalam kerangka transisi ekonomi hijau dan transisi energi berkeadilan (Just Energy Transition). Berdasarkan publikasi Green Economy Index (Bappenas, 2021), penerapan ekonomi hijau diperkirakan mampu menciptakan sekitar 1,8 juta lapangan kerja baru di Indonesia pada 2030. Sementara itu, di tingkat Asia Tenggara, jumlah green jobs yang tercipta diproyeksikan dapat mencapai 30 juta pada tahun yang sama (Lee et al., 2023).  

Artinya, green jobs bukan hanya peluang di sektor lingkungan, tetapi mulai muncul di berbagai industri yang sedang melakukan transisi menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.

Semestinya, skill hijau yang dipersiapkan dari sekarang akan berada pada posisi terdepan untuk mengisi peran-peran strategis di masa depan.

Berapa Rata-Rata Gaji Green Jobs di Indonesia?

Data Bappenas (2024) mengenai kondisi green jobs di Indonesia pada tahun 2023 yang diolah berdasarkan data Sakernas Agustus 2023 menunjukkan bahwa rata-rata upah bulanan green jobs mencapai Rp3.529.737.

Bappenas menyebut rata-rata upah pekerja green jobs di Indonesia lebih tinggi hampir Rp310.000 dibandingkan pekerja non hijau. Hal ini berarti green jobs berpotensi meningkatkan pendapatan pekerja karena memiliki tingkat produktivitas yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan pekerjaan nonhijau.

Namun, tentunya gaji aktual green jobs sangat bergantung pada posisi, industri, lokasi, pengalaman, dan tingkat pendidikan.

Tips Memulai Karir Green Jobs

Untuk memulai karir di green jobs, kamu sebenarnya tidak perlu memulainya dari nol. Modal yang ada pada kamu sekarang sudah cukup jadi fondasi awal. Bila ingin berpindah ke dunia green jobs, yang perlu kamu lakukan adalah perlu memperluas dan mengasah skill pengetahuan  lingkungan.

Generation memberikan tips yang dapat membantu, apabila kamu tertarik untuk memulai karir dalam green jobs. Tips tersebut diantaranya ialah:

1. Kenali kemampuan dan minatmu

Mulailah dengan memahami keterampilan yang kamu miliki serta bidang yang kamu minati. Setelah itu, cari posisi green jobs yang sesuai dengan kemampuan tersebut. Misalnya, bagi kamu yang senang memecahkan masalah dan bekerja secara praktis, profesi sebagai teknisi panel surya atau turbin angin dapat menjadi salah satu pilihan.

2. Pelajari perkembangan industri

Pelajari berbagai sektor yang menawarkan peluang green jobs dan perhatikan tren industri yang sedang berkembang. Dengan memahami arah perkembangan industri, kamu akan lebih mudah menentukan bidang yang ingin dituju dan menemukan peluang kerja yang relevan.

3. Tingkatkan pendidikan dan skill

Beberapa pekerjaan hijau membutuhkan keahlian, pendidikan, atau sertifikasi tertentu. Karena itu, pertimbangkan untuk mengikuti kursus, pelatihan, atau pendidikan yang sesuai dengan bidang yang ingin kamu tekuni, seperti energi terbarukan, pengelolaan lingkungan, atau pertanian berkelanjutan.

4. Cari pengalaman yang relevan

Pengalaman bisa diperoleh melalui magang, kegiatan sukarela, maupun pekerjaan entry-level. Selain menambah pengalaman praktis, kegiatan tersebut dapat memperkuat CV dan membantu kamu memahami dunia kerja di bidang lingkungan. Jangan lupa membangun koneksi dengan profesional di industri terkait untuk memperluas wawasan dan peluang karier.

5. Manfaatkan transferable skills

Jika kamu berasal dari bidang pekerjaan yang berbeda, bukan berarti keterampilan yang sudah dimiliki tidak dapat digunakan. Kemampuan seperti komunikasi, analisis, manajemen proyek, pemecahan masalah, dan kerja sama tim dapat diterapkan pada berbagai pekerjaan hijau.

6. Bergabung dengan komunitas atau organisasi profesional

Bergabung dalam komunitas, asosiasi, atau organisasi yang relevan dapat membantu kamu memperluas jaringan profesional. Selain mendapatkan informasi mengenai lowongan kerja, kamu juga bisa mengikuti kegiatan networking dan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan.

Baca juga: Apa itu Linkedln Outreach Specialist? Kerja Remote dengan Gaji Global – Stories & Ideas 

Tertarik Berkarier di Bidang Green Jobs?

Green jobs menawarkan peluang karier di berbagai bidang, mulai dari energi terbarukan, pengelolaan lingkungan, hingga transportasi berkelanjutan. Jika kamu tertarik membangun karier sekaligus berkontribusi terhadap lingkungan, sekarang bisa menjadi waktu yang tepat untuk mulai mengenali peluangnya.

Temukan lebih banyak lowongan di talentgrowth.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *